Mengembangkan Lingkungan Belajar PAKEM

Salah satu upaya untuk mengoptimalkan pembelajaran PAKEM adalah dengan mengembangkan lingkungan kelas yang mendukung. Di bawah ini adalah beberapa contoh inovasi lingkungan kelas yang dapat mendukung terciptanya pembelajaran PAKEM.

  1. Pajangan kelas
  • Pajangan kelas merupakan tempat untuk memamerkan hasil kreasi semua siswa dalam proses pembelajaran. Jadi semua siswa memiliki tempat untuk memajangkan hasil karyanya.
  • Pajangan kelas dapat dibuat dari bahan sederhana seperti bambu atau bahan yang lebih mahal semacam melamin.
  • Prinsipnya terdapat nama siswa dan tempat untuk menggantungkan karya siswa seperti paku, penjepit atau yang lainnya.
  • Umumnya pajangan siswa diletakkan di dalam kelas
  1. Sudut Baca
  • Sudut baca merupakan tempat untuk mewadahi berbagai bahan bacaan seperti buku, majalah, cerita koran atau yang lainnya yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dalam belajar.
  • Pajangan kelas dapat dibuat dari bahan sederhana seperti papan kayu yang disangga dengan plat L atau berbentuk rak-rak buku. Jika masih tersedia tempat, sudut baca dapat dilengkapi dengan beberapa kursi, bangku atau tikar untuk membaca sambil lesehan.
  • Prinsipnya terdapat tempat untuk mewadahi bahan bacaan
  • Umumnya sudut baca diletakkan di pojok kelas sehingga sering pula disebut dengan pojok baca.
  1. Pengaturan bangku
  • Pada dasarnya pengaturan bangku untuk kelas pakem dibuat sedemikian rupa sehingga dapat mengakomodasi interaksi antar siswa.
  • Umumnya bangku diatur berkelompok-kelompok.
  • Idealnya menggunakan bangku dan meja yang mudah digeser
  1. Alat Peraga dan Media
  • Salah satu ciri pembelajaran PAKEM adalah belajar sambil bekerja. Jadi, alat peraga merupakan perangkat yang perlu tersedia di kelas.
  • Alat peraga dapat dibuat sendiri oleh guru memanfaatkan alat-alat/bahan sederhana.
  • Alat peraga tidak perlu dipajang, dimasukkan dalam kotak/dos dan dipergunakan ketika diperlukan.
  1. Jam kejujuran
  • Jam kejujuran merupakan peraga jam dinding untuk semua siswa yang mana jarum-jarumnya dapat diputar/diubah
  • Setiap anak memiliki sebuah peraga jam dan mengubah jarumnya sesuai dengan waktu kehadirannya
  1. Pohon Prestasi
  • Pohon prestasi merupakan tempat bagi guru untuk memberikan penghargaan kepada siswa.
  • Pohon prestasi dapat berupa gambar pohon di kertas dan ditempelkan di tembok.
  • Pohon prestasi dapat pula di buat dari ranting pohon sungguhan dan penghargaan berupa bintang atau yang lain di kaitkan pada ujung-ujung ranting tersebut
  1. Point Prestasi
  • Setiap siswa dapat memperoleh point prestasi
  • Point prestasi dapat berupa daftar nama siswa dan kolom untuk menempelkan
  1. Folder/Tempat Karya Siswa
  • Setiap siswa mempunyai tempat tersendiri untuk mengumpulkan karya-karya mereka yang sudah tidak di pajang lagi.
  • Folder dapat dibuat dari kardus bekas atau kotak susu bekas dan bisa di balut dengan kertas kado supaya terlihat manis.
  • Folder diletakkan ditempat yang aman secara berjajar dan diberi nama setiap siswa.
  1. Bank Kelas
  • Kelas dapat memiliki bank kelas bagi siswa yang kelebihan uang jajan
  • Kotak amal dapat dibuat dari kaleng biskuit .
  • Uang yang terkumpul dapat dipergunakan untuk membeli keperluan kelas seperti buku cerita, kitab dan sebagainya
  1. Kotak Soal
  • Kotak soal berisi soal hari ini yang di buat oleh guru.
  • Kotak soalĀ  dapat dibuat dari kardus bekas atau kotak susu bekas dan bisa di balut dengan kertas kado supaya terlihat manis.
  1. Kebun Percobaan
  • Lahan di luar kelas dapat dimanfaatkan sebagai kebun percobaan untuk pelajaran IPA
  • Jika tidak tersedia area kebun percobaan dapat memanfaatkan pot atau polibag yang harganya relatif murah
  • Jika memungkinkan kebun percobaan dapat menghasilkan produk yang dapat dijual misalnya bunga, bonsai, sayuran dan sebagainya.
  1. Emblem
  • Emblem adalah karton dengan tulisan tertentu yang dilengkapi dengan penjepit untuk dijepitkan di baju
  • Emblem dapat membantu siswa menghapal sesuatu
  1. Karya Tiga Dimensi
  • Karya tiga dimensi yang dihasilkan siswa juga dapat dipajangkan di kelas asalkan tidak mengganggu.
  • Jika memungkinkan areal di luar kelas juga dapat digunakan sebagai pameran karya/ majalah dinding kelas